Konsumsi Energi dari Bitcoin: Menyelami persoalan energi Bitcoin dan mengapa demikian

Poin Utama

  • Proof of Work merupakan konsep dasar Bitcoin — konsep ini membutuhkan energi yang besar untuk dapat menjaga keamanan jaringan desentral. Memang mahal, namun penambang Bitcoin mendapatkan imbalan, sehingga menambang Bitcoin menjadi alternatif ekonomi yang bagus bagi mereka. Penggunaan energi ini lama kelamaan akan berkurang 21 juta Bitcoin mulai habis ditambang karena imbalan dari menambang akan berkurang, menyebabkan pengurangan jumlah energi yg penambang gunakan.
  • Ke depannya, tidak mungkin jaringan Bitcoin dapat memuat volume transaksi yang sama besarnya dengan Visa. Alih-alih, fitur Bitcoin membuatnya ideal untuk pembayaran internasional berskala besar.
  • Penambangan Bitcoin sangat mengandalkan energi terbarukan karena cenderung lebih murah, terutama di daerah yang boros energi seperti Sichuan, Cina (pembangkit listrik tenaga air)
  • Penambangan juga dapat mempercepat adopsi pembangkit listrik tenaga surya dan angin dengan menyediakan jalur keluar untuk sisa energi agar tidak terbuang, dan meningkatkan keuntungan proyek energi terbarukan.
  • Bitcoin memiliki banyak keuntungan dibandingkan perangkat finansial yang ada, membuatnya tidak bernilai untuk penggunaan tertentu di masa mendatang
  • Proof of stake merupakan proses yang lebih hemat energi untuk menjaga transaksi tetap aman dan mencatatnya ke blockchain, namun memiliki kekurangan dan tidak ideal untuk Bitcoin

Mengapa Bitcoin mengkonsumsi energi begitu banyak?

  1. Proof of work sangat boros energi, tetapi sistem ini dimaksudkan untuk menciptakan kepercayaan pada Bitcoin sebagai mata uang dan untuk mendistribusikan koin baru secara adil
  2. Pengeluaran energi yang digunakan untuk menambang koin baru seharusnya akan berkurang di masa mendatang seiring menurunnya jumlah imbalan blok

Penggunaan Energi Terbarukan dalam Penambangan Bitcoin

  • Sichuan, China, di mana daerah tersebut memproduksi sisa energi dari pembangkit listrik tenaga air, terutama di musim hujan
  • North Dakota, USA, di mana di sana terdapat gas alam yang berlimpah
  • Iceland, di mana energi terbarukan seperti angin, termal, dan tenaga air sebagian besar menjadi suplai energi lokal
  1. Berperan sebagai teknologi tambahan untuk produksi surya maupun angin. Memusatkan energi sisa untuk penambangan Bitcoin, meningkatkan imbal balik untuk investor proyek dan mendukung pengembangan energi terbarukan yang lebih jauh. Informasi selengkapnya dari poin ini dapat Anda temukan di publikasi model dari Brett Winton, yang mengkombinasikan data historis pencahayaan matahari, permintaan listrik, dan biaya dengan pendapatan dari penambangan dan tarif hash jaringan. Brett adalah direktur penelitian di ARKInvest.
  2. Memungkinkan konstruksi proyek surya dan angin bahkan sebelum studi inter-koneksi perpanjangan jaringan selesai dilakukan (karena penambang Bitcoin dapat menggantikan penggunaan energi hingga penjualan ke jaringan bisa dilakukan).
  3. Menyediakan jaringan dengan penampungan “kelebihan” energi untuk hal-hal tak terduga yang sering terjadi seperti hari-hari yang sangat panas atau sangat dingin saat permintaan akan listrik memuncak (contoh: pemadaman di Texas awal 2021).

Masa Depan Bitcoin

  • Bitcoin Seluruhnya Berbentuk Digital. Bitcoin berbentuk digital sehingga membuatnya lebih nyaman daripada menyimpan tagihan atau emas. Siapapun dengan sebuah ponsel dan koneksi internet dapat mengakses Bitcoin, yang berpotensi membawa sebagian dari 1.7 milyar orang di dunia yang tidak menggunakan layanan bank.
  • Keamanan. Bitcoin terenkripsi, transparan (artinya tidak seorangpun dapat mencurangi sistem), dan desentral (meretas salah satu server saja di jaringan tidak akan merubah apapun).
  • Biaya Transaksi. Karena Bitcoin bersifat desentral dan tidak memerlukan pihak ketiga, transaksi internasional dan transfer menjadi lebih murah dan lebih cepat daripada beberapa alternatif.
  • Hiper-inflasi. Di beberapa negara yang mengalami hiper-inflasi seperti Venezuela, di mana inflasi diproyeksikan akan melonjak lebih dari 1 juta persen dan pemerintah telah mengenakan biaya tinggi untuk transfer tunai (hingga 56%), rakyat mulai berpaling ke Bitcoin. Bitcoin tidak bisa dicetak atau mengalami inflasi karena bank seperti mata uang Bolivar, dan bisa diterima dengan aman tanpa pihak ketiga. Stablecoin bahkan menyediakan alternatif yang lebih bisa diandalkan.
  • Merengkuh Pengungsi. Pengungsi seringkali tidak memiliki kartu identitas, dan oleh sebab itu mereka kesulitan membuka rekening bank. Bitcoin bersifat pseudonymous, dan tidak memerlukan kartu identitas untuk menyimpan, mengirim, dan menerima uang.

Beberapa Gagasan Akhir

  1. Proof of work merupakan mekanisme yang teruji oleh waktu untuk memastikan keamanan jaringan Bitcoin, jaringan transfer nilai paling desentral yang pernah ditemukan. Para pengkritik jarang ada yang memahami pencampuran energinya, bagaimana Bitcoin memungkinkan perubahan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan, dan memahami nilainya.
  2. Solusi Proof of stake lebih hemat energi dan menjanjikan, namun melibatkan kompleksitas yang lebih tinggi dan ketidakpastian.
  3. Masa depan memiliki ruang yang lebih dari cukup untuk baik Bitcoin — sebagai penyimpanan nilai dan jaringan pembayaran yang aman — dan aset kripto lainnya yang menggunakan standar yang lebih hemat energi. Bitcoin bukanlah solusi yang dapat dterapkan dalam hal apapun, namun merupakan alat yang kuat dan aman yang telah diantar masuk ke era inovasi.

--

--

TOKENOMY is a digital asset marketplace where users can discover the possibilities and access the applications of cryptocurrencies and blockchain tokens.

Love podcasts or audiobooks? Learn on the go with our new app.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store